Redirect SKRIPSI TERBARU: SKRIPSI TEHNIK

Iklan

Showing posts with label SKRIPSI TEHNIK. Show all posts
Showing posts with label SKRIPSI TEHNIK. Show all posts

Monday, August 31, 2015

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN BIAYA PERKULIAHAN DI AMIK xxxxx DENGAN MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL



BAB I
PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang
Pada saat ini teknologi informasi telah berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan itu salah satunya ditandai dengan keberadaan internet yang menyediakan berbagai layanan. Bentuk layanan yang dihadirkan internet sejatinya sangat berguna dan membantu bagi kehidupan manusia. Mulai dari akses data, informasi aktual, iklan,komunikasi, dan sebagainya. Perguruan Tinggi seperti AMIK Wahana Mandiri pun memerlukan kemajuan teknologi dalam kegiatan pengolahan data-data pembayaran perkuliahan. 
AMIK Wahana Mandiri adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan merupakan lembaga yang membutuhkan pengolahan data administrasi keuangan yang lebih terintegrasi dalam menjalankan kegiatan administrasi biaya kuliah mahasiswa. Begitupun dari segi media arsip juga perlu ditingkatkan agar data-data tersimpan dengan aman, Dengan dibuatnya sistem yang baru diharapkan dapat membantu dan meningkatkan kinerja karyawan dalam suatu perusahaan, sehingga informasi yang disampaikan akan lebih efektif.
AMIK Wahana Mandiri sudah menggunakan Sistem Informasi Biaya Kuliah untuk pengelolaan data menggunakan sebuah aplikasi berupa Microsoft Visual Foxpro 9.0. Sistem ini sudah digunakan dalam beberapa waktu, ternayata user atau penggunaan sistem ini masih menemui kesulitan dalam penggunaan sistem tersebut. Meskipun sistem yang ada sudah terkomputerisasi, namun belum berjalan secara maksimal sehingga perlu dilakukan pengembangan sistem agar data yang sudah ada dapat terintegrasi dengan baik.
Sehubungan dengan alasan tersebut, maka penulis mencoba merancang pengembangan sistem biaya kuliah untuk memecahkan masalah yang terjadi yang akhirnya penulis tuangkan ke dalam pembuatan Tugas Akhir yang berjudul “Pengembangan Sistem Informasi Pembayaran Kuliah Pada AMIK Wahana Mandiri Menggunakan PHP dan MySQL”
1.2 Permasalahan Penelitian
Pengelolaan data administrasi keuangan di AMIK Wahana Mandiri sudah ada dalam menjalankan kegiatan administrasi biaya kuliah mahasiswa. Namun belum memiliki sebuah sistem informasi pembayaran kuliah yang berjalan secara maksimal, sehingga perlu dilakukan pengembangan sistem agar data yang sudah ada dapat terintegrasi dengan baik. 
Sistem Informasi yang nantinya dibuat dengan tujuan akan bermanfaat bagi Biro Administrasi Umum (BAU) untuk mengelola administrasi dari tiap mahasiswa secara terkomputerisasi dan langsung mencetak laporan tersebut secara otomatis. 
1.2.1. Identifikasi dan Pembatasan Masalah
Berdasarkan observasi maka didapatkan identifikasi masalah sbb:
1. Belum  terintegrasi dan berjalan dengan baik Sistem informasi pembayaran kuliah terdahulu yang ada di AMIK Wahana Mandiri.
2. Belum berjalan sesuai kebutuhan pengolahan data transaksi biaya kuliah terdahulu yang ada di AMIK Wahana Mandiri.
3. Belum berjalan sesuai kebutuhan program aplikasi yang digunakan untuk mengelola data biaya kuliah mahasiswa di AMIK Wahana Mandiri.

1.2.2. Ruang Lingkup Masalah
Adapun yang menjadi ruang lingkup masalah tersebut adalah sebagai berikut:
a. Penelitian terfokus pada Pemanfaatan Sistem Informasi Pembayaran Kuliah dalam tata kelola keuangan di perguruan tinggi khususnya di AMIK Wahana Mandiri yang berkedudukan di Jl.Cabe Raya No.51 Pondok Cabe Tangerang Selatan Banten, selama empat bulan dari bulan Maret  sampai Juni 2013.
b. Pengembangan Sistem Informasi Pembayaran Kuliah pada AMIK Wahana Mandiri untuk  menghasilkan report data pembayaran kuliah dan mencetak kwitansi secara otomatis.
1.2.3. Rumusan Masalah
Seperti permasalahan yang sudah dijelaskan diatas, penulis menemukan rumusan masalah sebagai berikut:
1. Apakah sistem informasi pembayaran kuliah terdahulu yang ada di AMIK Wahana Mandiri sudah terintegrasi dan berjalan dengan baik?
2. Apakah pengolahan data transaksi biaya kuliah yang sudah ada di AMIK Wahana Mandiri saat ini sudah berjalan sesuai dengan kebutuhan? 
3. Apakah program aplikasi yang digunakan untuk mengelola data biaya kuliah mahasiswa di AMIK Wahana Mandiri pada saat ini sudah sesuai dengan kebutuhan?
1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian
Untuk  mencapai tujuan dan manfaat penelitian dalam Mengembangkan Sistem Pembayaran Kuliah ini maka dapat diuraikan sebagai berikut : 
1.3.1. Tujuan Penelitian
Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian yang akan dilakukan adalah:
1. Mengembangkan sistem yang sudah ada agar data lebih terintegrasi dengan baik.
2. Membuat pengelolaan data transaksi biaya kuliah di AMIK Wahana Mandiri menjadi lebih tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan saat ini.
3. Membuat pengembangan sistem informasi pembayaran uang kuliah dengan menggunakan PHP dan MySQL sehingga laporan yang dihasilkan dapat dikembangkan dan pengolahan data dapat terintegrasi dengan baik.
1.3.2. Manfaat Penelitian
Adapun yang menjadi manfaat dari penelitian yang akan dilakukan adalah mengembangkan sistem informasi pembayaran kuliah pada AMIK Wahana Mandiri yang lebih terintegrasi, membuat pengelolaan data transaksi biaya kuliah di AMIK Wahana Mandiri menjadi tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan yang nantinya akan bermanfaat bagi Biro Administrasi Umum (BAU) untuk mengelola administrasi dari tiap mahasiswa secara terkomputerisasi dan langsung mencetak laporan tersebut secara otomatis.



BAB II
LANDASAN TEORI 

2.1 Tinjauan Pustaka
Berikut adalah beberapa penelitian terdahulu yang terkait dengan topic penelitian Sistem Informasi Pembayaran Kuliah.
a. Perancangan Sistem Pembayaran Uang Kuliah Berbasis Mobile Dengan Notifikasi Pembayaran Melalui SMS (Daniel Irwanto Saputro, 2008).
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan M-Commerce yang merupakan satu jalan yang efektif dan nyaman bagi konsumen untuk melakukan transaksi elektronik dari mana saja dan kapan saja. Selama ini pembayaran uang kuliah yang dilakukan secara langsung melalui bank yang telah bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret Surakarta menyebabkan mahasiswa sering mengantri lama. Pembayaran secara transfer sendiri tidak dianjurkan oleh pihak Universitas Sebelas Maret Surakarta. Keuntungan dari m-commerce terutama m-payment, dapat dirancang sebuah aplikasi pembayaran uang kuliah yang mampu menangani tersebut. Mahasiswa cukup login ke dalam aplikasi kemudian memilih melakukan pembayaran, diikuti login internet banking, dilanjutkan dengan melakukan pembayaran melalui perangkat mobile mahasiswa. Bukti transfer dan PIN akan ditampilkan di perangkat mobile dan akan dikirimkan melalui SMS kepada mahasiswa. Dari penelitian tersebut sistem hanya membahas masalah M-Commerce. Diperlukan penelitian yang lebih lengkap yang memfokuskan terhadap kebutuhan koneksi jaringan yang melibatkan aplikasi-aplikasi server secara terpisah. 
b. Implementasi Services Oriented Architecture (SOA) dalam Sistem Transaksi Perbankan di Perguruan Tinggi (Arif Firmansyah, 2008) 
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan SOA dalam memberikan layanan pembayaran kuliah dengan melibatkan beberapa bank yang terhubung melalui sebuah perusahaan jasa penghubung (switching company).  Sistem yang telah dikembangkan mengacu kepada sistem host to host, di mana bank secara langsung dapat mengakses
nilai tagihan yang berada di sebuah server yang dikelola unpad secara langsung dan terpusat. Proses ini secara umum telah berjalan dengan baik, namun kebutuhan Unpad sebagai perguruan tinggi terus berubah sehingga kebutuhan jenis pembayaran terus muncul. Sementara pemanfaatan layanan Switching Company dirasakan cukup lambat, sehingga ada beberapa jenis pelayanan yang tidak dapat disediakan dalam sistem pembayaran ini dalam waktu cepat. Sistem yang dirancang diharapkan dapat melayani berbagai jenis sistem pembayaran yang disediakan secara dinamis baik untuk kebutuhan saat ini maupun kebutuhan di masa yang akan datang.
Dari penelitian tersebut sistem hanya membahas masalah SOA. Diperlukan penelitian yang lebih lengkap yang memfokuskan terhadap kebutuhan infrastruktur dan kemanan khususnya jaringan di perguruan tinggi tersebut.

c. Perencanaan Sistem Pembayaran Kuliah Berbasis SMS di Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Ernita Dewi Mutia, 2006).
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Short Message Service (SMS) pada jaringan Global System for Mobile (GSM). SMS umumnya merupakan layanan wireless yang dapat mengirim pesan alpanumerik antara pengguna mobile dan sistem eksternal seperti e-mail, paging, sistem voicemail.
Metode pembayaran perkuliahan sekarang menggunakan sistem auto debet di bank, dimana hal ini sangat efektif dan efisien karena dengan sistem pembayaran ini mahasiswa dapat melakukan pembayaran di bank seluruh Indonesia. Berbeda dengan sistem lama yang mengharuskan mahasiswa antri dalam melakukan pembayaran di loket-loket yang telah ditetapkan. Disini timbul masalah baru lagi yaitu antrian yang membosankan.
Dengan aplikasi berbasis SMS ini dapat melayani pesan dari mahasiswa dalam bentuk sms dan memberi laporan kepada pengirim dalam bentuk SMS juga. Layanan dasar sistem ini meliputi melihat tagihan kuliah dan konfirmasi pembayaran.
 Dari penelitian tersebut sistem hanya membahas masalah SMS pada jaringan GSM. Diperlukan penelitian yang lebih lengkap yang memfokuskan terhadap telepon seluler pada bagian server sebagai telepon gateway. Agar pengguna telepon seluler dapat menerima pesan dengan mudah dan kemudian diproses oleh komputer.

2.2 Landasan Teori
2.2.1. Sistem
Sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan dan bertanggung jawab memproses masukan (input) sehingga menghasilkan keluaran (output). Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu. (Sucipto, 2010:1-2).
2.2.2. Informasi
Informasi berarti data yang telah dibentuk dalalm suatu format yang mempunyai arti dan berguna bagi manusia. Sebaliknya data merupakan sekumpulan baris fakta yang mewakili peristiwa yang terjadi pada organisasi atau lingkungan fisik sebelum diolah dalam suatu format yang dapat dipahami dan digunakan orang. Sistem informasi juga bermanfaat untuk lingkungan eksternal. (Sucipto, 2010: 222-223).
2.2.3. Website
Website merupakan kumpulan halaman web yang saling terhubung dan file-filenya  saling terkait. Web terdiri dari page atau halaman, dan kumpulan halaman yang dinamanakan homepage. Homepage berada dibawahnya. Biasanya setiap halaman di bawah homepage disebut child page, yang berisi hyperlink ke halaman lain dalam web.
Website awalnya merupakan suatu layanan sajian informasi yang menggunakan konsep hyperlink, yang memudahkan surfer atau pengguna internet melakukan penelusuran informasi di internet. Informasi yang disajikan dengan web menggunakan konsep multimedia, informasi dapat disajikan dengan menggunakan banyak media, seperti teks, gambar, animasi, suara atau film.
Ada beberapa kelebihan dan manfaat website sehingga banyak orang membutuhkan kehadirannya, diantaranya:
Memiliki alamat secara online
Jangakauan tanpa batas sehingga dapat diakses oleh pengguna di seluruh dunia daam waktu yang tak terbatas.
Menjadi cermin pribadi maupun citra perusahaan apabila fitur yang disediakan cukup interaktif dan dinamis.
Dapat berfungsi sebagai identitas pribadi / Perusahaan tentang profil diri agar dapat diketahui oleh para customer dalam menjalankan bisnis sehingga komunikasi dapat berjalan dengan mulus.
Situs personal dapat berfungsi sebagai juru bicara untuk menuangkan ide, gagasan, kritik, saran, berbagi ilmu, dan suara hati lainnya yang ingin dituangkan kedalam situs melalui tulisan.
Website yang dibuat oleh seorang pengembang website harus benar-benar mencerminkan identitas suatu institusi, jangan sampai bertolak belakang antara isi dengan bentuk dan tata letak situs itu sendiri. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah tentang kategori situs itu sendiri. (Gregorius, 2000: 123-124)
2.2.4. Adobe Dreamweaver
Adobe Dreamweaver adalah salah satu program editor halaman web atau merupakan program penyunting-pengolah halaman web keluaran Adobe Systems yang dulu dikenal sebagai Macromedia Dreamweaver keluaran Macromedia. Program ini banyak digunakan oleh pengembang web karena fitur-fiturnya yang menarik dan kemudahan penggunaannya. Versi terakhir Macromedia Dreamweaver sebelum Macromedia dibeli oleh Adobe Systems yaitu versi 8. Versi terakhir Dreamweaver keluaran Adobe Systems adalah Adobe Dreamweaver CS5 yang ada dalam Adobe Creative Suite 5. (Setijo, 2010: 12-13)
2.2.5. PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini, PHP banyak dipakai untuk program situs web dinamis, contoh terkenal dari aplikasi PHP adalah forum (phpBB) dan MediaWiki (software di belakang Wikipedia). PHP merupakan script yang terintegrasi dengan HTML dan berada pada server ( server side HTML embedded scripting ). PHP juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dari ASP.NET/C#/VB.NET Microsoft, ColdFusion Macromedia, JSP/Java Sun Microsystems, dan CGI/Perl. Contoh aplikasi lain yang lebih kompleks berupa CMS yang dibangun menggunakan PHP adalah Mambo, Joomla!, Postnuke, Xaraya, dan lain-lain. (Anhar, 2010: 10-11)
2.2.5.1.Sejarah PHP
PHP dibuat pertama kali oleh Rasmus Lerdorf, yang pada awalnya dibuat untuk menghitung jumlah pengunjung pada home pagenya. Awalnya PHP kependekan dari personal home page saat itu namanya masih Form Interpreted. Selanjutnya pembuat PHP merilis kode sumber (open source) ke khalayak umum sehingga banyak programmer yang tertarik untuk mengembangkan PHP. (Virgi, 2011: 10-11)
2.2.5.2.Sintaks Dasar PHP
Script PHP disisipkan langsung dalam tubuh file HTML yang ditandai dengan tag pembuka dan penutup. Sebagaimana diketahui, HTML (HyperText Markup Language) adalah bahasa standar untuk membuat halaman-halaman web. Ada dua pasang tag PHP yang dapat digunakan yaitu <?php…> dan <script language=”php”>…</script>. 
Kode-kode PHP ditulis diantara tag pembuka dan penutup seperti dalam contoh-contoh berikut:


2.2.5.3. Script PHP
Script PHP diawali dengan tag (<?) dan diakhiri dengan tag (?>). Setiap baris perintah / statement harus diakhiri dengan menggunakan tanda titik koma (;). Umumnya setiap statement dituliskan dalam satu baris. Script PHPmerupakan script yang digunakan untuk menghasilkan halaman-halaman web. Cara penulisannnya dibedakan menjadi embedded dan non embedded script. (Didik Dwi Prastyo, 2003: 4-5)
2.2.5.4. Kelebihan & Kekurangan PHP 
Kelebihan PHP 
1. Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
2. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
3. Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
4. Dalam sisi pemahaman, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
5. PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan diberbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.

Kelemahan PHP 
1. Tidak ideal untuk pengembangan skala besar
2. Tidak memiliki sistem pemrograman berorientasi objek yang sesungguhnya (sampai versi 4 ini)
3. Tidak bisa memisahkan antara tampilan dengan logik dengan baik (walau penggunaan template dapat memperbaikinya)
4. PHP memiliki kelemahan security tertentu apabila programmer tidak jeli dalam melakukan pemrograman dan kurang memperhatikan isu dan konfigurasi PHP
5. Kode PHP dapat dibaca semua orang, dan kompilasi hanya dapat dilakukan dengan tool yang mahal dari Zend.
2.2.6. XAMPP
XAMPP adalah perangkat lunak bebas yang mendukung banyak sistem operasi yang merupakan kompilasi dari beberapa program. Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl.
Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam General Public License (GNU) dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.  

XAMPP adalah kepanjangan yang masing-masing hurufnya adalah:
X : Program ini dapat dijalankan dibanyak sistem operasi, seperti Windows, Linux, Mac OS, danjuga Solaris.
A : Apache, merupakan aplikasi web server. Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat web, maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan.
M : MySQL, merupakan aplikasi database server. Perkembangannya disebut SQL yang merupakan kepanjangan dari Structure Query Language. SQL merupakan bahasa terstruktur yang digunakan untuk mengolah database. 
MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database besertaisinya. Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah dan menghapus data yang berada dalam database.
P : PHP, bahasa pemrograman web. Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis. Sistem manajemen basis data yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQL.

P : Perl adalah bahasa pemrograman untuk segala keperluan, dikembangkan pertama kali oleh Larry Wall di mesin Unix. Perl dirilis pertama kali pada tanggal 18 Desember 1987 ditandai dengan keluarnya Perl 1.
Pada versi-versi selanjutnya, Perl tersedia pula untuk berbagai sistem operasi varian Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, Power PC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC. (Rachmad Hakim, 2010: 120-121)
2.2.7. MySQL
MySQL merupakan sebuah basis data yang mengandung satu atau beberapa kolom. Tabel terdiri atas sejumlah basis dan setiap baris mengandung satu atau beberapa kolom. Didalam PHP telah menyediakan fungsi untuk koneksi ke basis data dengan sejumlah fungsi untuk pengaturan baik menghubungkan maupun memutuskan koneksi server database MySQL sebagai sarana untuk mengumpulkan informasi. (Yeni Kustiyahningsih, Devie Rosa Anamisa, 2010: 145-146).
Database adalah sistem penyimpanan beragam jenis data dalam sebuah entitas yang besar untuk diolah sedemikian rupa agar mudah dipergunakan lagi. Data yang disimpan bisa sangat variatif (angka, teks, gambar, suara, dan jenis data multi-media lainnya). Basis data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras computer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi,karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. (Sucipto, 2012: 137).
MySQL adalah sistem manajemen basisdata relasi yang bersifat terbuka atau open source. Sistem manajemen basisdata ini adalah hasil pemikiran dari Michael “Monty” Widenius, David Axmark, dan Allan Larson pada tahun 1995. 
Tujuan awal ditulisnya program MySQL adalah untuk mengembangkan aplikasi web. MySQL menggunakan bahasa standar SQL (Structure Query Language) sebagai bahasa interaktif dalam mengelola data. 
Perintah SQL sering juga disebut Query. MySQL menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan database server lain.
Berikut ini adalah beberapa keunggulan MySQL:
1. Mampu menangani jutaan user dalam waktu yang bersamaan.
2. Mampu menampung lebih dari 50.000.000 record.
3. Sangat cepat mengeksekusi perintah.
4. Memiliki user privilege system yang mudah dan efisien.
Kelemahan MySQL:
1. Untuk koneksi ke bahasa pemrograman visual seperti vb, delphi, dan foxpro, mysql kurang support, karena koneksi ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi dari program visual tersebut, dan ini yang menyebabkan mysql jarang dipakai dalam program visual.
2. Data yang ditangani belum begitu besar.


BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Analisa Kebutuhan Sistem
Analisa kebutuhan sistem merupakan tahap kegiatan untuk mengetahui kebutuhan pembangunan sistem teritegrasi,tujuan dari tahapan analisa kebutuhan ini adalah menentukan suatu kebutuhan proses dalam membangun Sistem Informasi Pembayaran Kuliah menggunakan PHP dan MySQL yang sesuai dengan Skenario bisnis yang menjadi resources utama yang harus dikembangkan dalam tahapan ini. Skenario bisnis harus mencakup  process business, dan permasalahan (issue) pada AMIK Wahana Mandiri yang tertuang pada tabel berikut.

Tabel 3.1 Permasalahan AMIKxxxx


Pada Tabel 3.1 terdapat permasalahan tidak efisien,pemanfaatan IT masih kurang berdasarkan hal tersebut berarti bahwa proses penyajian informasi dan pemanfaatan IT antar bagian belum terintegrasi. Solusi dari permasalahan yang tersaji dalam Tabel 3.1 di atas adalah sebagai berikut:

Tabel 3.2 Solusi permasalahan AMIKxxxxxx

3.2 Prosedur Penelitian
Untuk dapat melaksankan tahapan penelitian maka tahapan penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut: 
3.2.1. Studi Pustaka
Studi pustaka dilakukan untuk mencari informasi - informasi tentang teori, metode dan konsep yang relevan dengan permasalahan. Sehingga dengan informasi – informasi tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam penyelesaian masalah. Studi pustaka yang dilakukan dengan mencari informasi dan referensi dalam bentuk text book, literatur, informasi dari internet maupun sumber-sumber lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini.
3.2.2. Metode Pengumpulan data
Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Tujuan yang diungkapkan dalam bentuk hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap pertanyaan penelitian.metode pengumpulan data bisa dilakukan dengan cara:

a. Data Primer primer diperoleh melalui:
1. Wawancara
Merupakan cara untuk mendapatkan data dan informasi dengan mengadakan dialog langsung terhadap pihak yang berkompeten di AMIK Wahana Mandiri yang relevan dengan pembahasan dalam penulisan Tugas Akhir ini.
2. Observasi
Merupakan cara untuk mendapatkan data dan informasi dengan melakukan peninjauan atau pengamatan secara langsung ketempat yang berkaitan dengan penulisan Tugas Akhir dan pembuatan sistem informasinya.
3. Komparatif
Merupakan cara untuk mendapatkan data dan informasi dengan melakukan pertimbangan atau membandingkan dua sistem atau lebih, melihat kekurangan dan kelebihan antara sistem yang lama dengan sistem yang baru. Sehingga dapat dilakukan pengembangan sistem yang baru.
Adapun dalam pengembangan sistem, penulis menggunakan metode pengembangan sistem waterfall yaitu dilakukan denga berorientasi pada aliran data yang meliputi perencanaan, analisis, desain, pengkodean, pengujian dan pemeliharaan sistem. Sedangkan dalam mengimplementasikan sistem tersebut penulis membuat program dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP.
b. Data sekunder meliputi struktur organisasi,infrastruktur TI, gambaran sistem yang ada saat ini. Data sekunder diperoleh melalui:
1. Studi dokumentasi
Studi dokumentasi digunakan untuk mencari data-data sekunder yang dibutuhkan dalam melakukan tata kelola keuangan yang ada.
2. Akses internet
Akses internet digunakan untuk mencari data pendukung dari berbagai buku,ebook,maupun jurnal-jurnal yang relevan.
3.3. Alat Bantu
Untuk kelancaran dalam penelitian ini, berikut penjelasan mengenai alat bantu yang digunakan, yaitu :

3.3.1 Perangkat Keras yaitu :
a. Prosesor intel core i3
b. Memori 2 GB
c. Harddisk 500 GB
3.3.2 Perangkat Lunak yaitu :
a. Sistem Operasi Microsoft Windows 7 
b. Adobe Dreamweaver
c. PHP dan MySQL

3.4. Jadwal Penelitian
Dalam melaksanakan tahapan penilitian agar penelitian tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang direncanakan maka peneliti membuat matrik berupa tahapan jadwal penelitian sebagai berikut:
Tabel 3.3 Jadwal Penelitian



PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB DI SMP NEGERI 1 xxxxxxxxxxxxxx”.


BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang Penelitian
Di era globalisasi ini hampir seluruh Negara-negara di belahan dunia telah mengabaikan sekat-sekat non-geografis antara Negara satu dengan Negara yang lainnya. Dampak yang sangat terasa dari era globalisasi ini adalah kemajuan di dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat.
Salah satu dari sekian banyak produk teknologi informasi adalah internet, internet merupakan singkatan dari internetconnection networking. Secara sederhana internet dapat diartikan sebagai a global network of computer network. Internet merupakan media yang efektif dalam menyampaikan informasi baik itu produk, jasa, pendidikan, hiburan, kota, bahkan Negara. Dalam bidang periklanan internet merupkan media promosi yang memiliki cost rendah, efektif dan bisa di-update kapan saja. 
Lembaga pendidikan sebagai suatu wadah yang berfungsi sebagai tempat melaksanakan proses belajar-mengajar, pelatihan dan pengembangan terhadap anak didiknya, di era globalisasi ini diharapkan bisa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang teknologi informasi untuk menunjang kegiatan akademik seperti pengolahan data akademik ataupun dalam penyajian informasi akademik secara cepat, tepat, akurat dan berkualitas.
Namun demikian, masih banyak lembaga pendidikan yang melakukan proses pengolahan data dan penyebaran informasi secara non-komputerisasi. Pengolahan data yang masih dilakukan dengan cara tersebut menyebabkan beberapa permasalahan dan kendala, diantaranya yaitu pengolahan data administrasi yang memakan banyak waktu, informasi yang dihasilkan masih kurang akurat karena sering terjadi kesalahan dan tingkat kesulitannya cukup tinggi.
Demikian halnya yang terjadi pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Lembang. Saat ini proses pengolahan data akademiknya masih belum terintegrasi. Aplikasi yang digunakan untuk penyimpanan dan pengolahan data saat ini adalah Ms Excel, tanpa adanya database. Akibat dari hal tersebut banyak kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah dalam urusan administrasi akademiknya seperti pengolahan data siswa, pencarian dokumen-dokumen atau berkas siswa yang memakan waktu cukup lama dan sering ditemukan data yang tidak konsisten karena media penyimpanannya yang belum tersentralisasi. Selain itu, penyajian informasinya masih kurang cepat, tepat dan akurat karena media penyampaian informasi saat ini hanya berupa alat “tradisional” seperti mading dan dokumen fisik seperti selembaran dan rapor.
Disinilah muncul kebutuhan akan SIA(Sistem Informasi Akademik). SIA merupakan suatu sub-sub sistem yang saling terintegrasi yang memproses data-data akademis untuk menghasilkan suatu informasi akademik yang dibutuhkan oleh para pemakainya. Perancangan SIA SMPN 1 Lembang mencakup pengolahan data siswa, data guru, data kelas, data jadwal pelajaran, data nilai, data absensi, berita dan materi yang terintegrasi dalam sebuah database.
Terkait dengan uraian yang telah dipaparkan diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB DI SMP NEGERI 1 xxxxxxxx”. 

1.2  Identifikasi dan Rumusan Masalah
1.2.1   Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis mencoba untuk mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan sistem informasi akademik di SMPN 1 xxxxx, yaitu :
1.Belum adanya media penyimpanan data yang terintegrasi sehingga kurang efektif dan efisien karena penyimpanan data siswa, data guru, data nilai, data kelas, data absensi siswa dan jadwal pelajaran yang dilakukan saat ini masih menggunakan aplikasi perkantoran offline tanpa adanya sebuah database.
2.Karena aplikasi yang berjalan tidak memiliki database, sering terdapat data yang tidak konsisten dan aplikasi yang berjalan tidak dapat melakukan validasi kerangkapan data sehingga sering terjadi redudansi data. 
3.Belum ada media alternatif lain untuk menyajikan informasi akademis yang dapat memudahkan dalam pengaksesan informasi.

1.2.2  Rumusan Masalah
Atas dasar identifikasi masalah yang telah dipaparkan diatas, maka penulis  merumuskan permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana pelaksanaan proses pengolahan data siswa, data guru, data nilai, data kelas, data absensi siswa dan jadwal pelajaran yang dilakukan di SMPN 1 xxxx?
2. Bagaimana pembuatan aplikasi yang dapat digunakan untuk membantu pengolahan data di SMPN 1 xxxx?
3. Bagaimana upaya yang telah dilakukan oleh pihak SMPN 1 Lembang dalam penyebaran informasi kepada para siswanya?

1.3   Maksud dan Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui bagaimana proses pengolahan data siswa, data guru, data nilai, data kelas, data absensi siswa dan jadwal pelajaran yang dilakukan di SMPN 1 xxxx.
2. Untuk mengetahui bagaimana pembuatan aplikasi yang dapat digunakan untuk membantu pengolahan data di SMPN 1 xxxxx.
3. Untuk mengetahui upaya apa saja yang telah dilakukan oleh pihak SMPN 1 Lembang dalam penyebaran informasi kepada para siswanya.

Sedangkan maksud dari dilaksanakannya penelitian ini adalah penulis ingin merancang sebuah sistem informasi akademik berbasis web untuk SMPN 1 Lembang agar kiranya dapat membantu untuk mengatasi beberapa hambatan yang dihadapi oleh pihak sekolah dalam pengolahan data dan penyajian informasi akademiknya.

1.4 Kegunaan Penelitian
Dari kegiatan penelitian ini diharapkan bisa memberi manfaat yang positif dan berguna bagi dunia ilmu pengetahuan, pihak SMPN 1 xxxxx dan bagi penulis sendiri. Adapun kegunaan yang bisa diberikan dari penelitian ini adalah:
1.4.1 Kegunaan Praktis
Kegunaan praktis yang dapat diperoleh lembaga pendidikan sendiri dalam hal ini SMPN 1 Lembang dan para siswanya adalah :
a) Permasalahan-permasalahan yang dihapai pada saat proses administrasi akademik dapat ditanggulangi dengan adanya sistem informasi akademik berbasis web yang bisa membantu seorang petugas administarsi dalam menjalankan tugasnya sehingga dapat menghemat waktu, serta informasi yang disajikan lebih cepat, tepat, akurat dan berkualitas.
b) Bagi para siswa dan Orang Tua siswa bisa dengan mudah melakukan pengecekan nilai pelajaran dengan cara online dan bisa memperoleh informasi yang lainnya dengan mudah yang berhubungan dengan kegiatan akademik.
Diharapakan dengan adanya sistem informasi akademik berbasis web ini, SMPN 1 Lembang bisa selangkah lebih maju dan dapat bersaing dengan sekolah-sekolah setingkat yang lainnya.
1.4.2 Kegunaan Akademis
Adapun kegunaan akademis yang didapat dari penelitian ini, antara lain:
1. Manfaat bagi dunia ilmu pengetahuan
Dapat memberikan kontribusi bagi dunia ilmu pengetahuan berupa tambahan informasi dan literatur di bidang sistem informasi.
2. Manfaat bagi penulis
Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah penulis dapat  menerapkan ilmu yang sudah penulis dapatkan dari bangku perkuliahan dan diharapkan penulis mendapat banyak pengalaman dari penelitian ini yang akan berguna nantinya di masa mendatang.


1.5   Batasan Masalah
Agar tercapai tujuan sesuai dengan apa yang diharapkan, maka diperlukan suatu batasan masalah yang membatasi masalah-masalah yang akan dicoba untuk mendapatkan solusinya. Adapun batasan masalah dari topik penelitian ini yaitu perancangan perangkat lunak aplikasi berbasis web untuk mengolah data akademik pada SMPN 1 xxxxx, yaitu:
1. Data Siswa yang akan diolah adalah siswa dari SMPN 1 xxxxx mulai dari kelas VII (Tujuh) sampai dengan kelas IX (Sembilan) atau tingkat I – III.
2. Data Guru yang akan diolah adalah guru resmi yang mengajar di SMPN 1 Lembang, tidak termasuk guru PKL.
3. Data nilai siswa yang akan diolah merupakan nilai akhir persemester dari masing-masing guru pelajaran, tidak termasuk nilai UAN.
4. Jadwal Pembelajaran yang akan diolah adalah jadwal belajar formal tidak termasuk jadwal ekstrakurikuler.
5. Fitur yang terdapat dalam Perancangan SI hanya sebatas nilai online, pengolahan data siswa, data guru, data kelas, data absensi siswa, berita, materi online dan jadwal pelajaran.
6. Pembagian kelas, wali kelas dan jadwal pelajaran dilakukan oleh bagian akademik. SI Akademik yang diusulkan hanya menginputkan data kelas dan jadwal yang telah dibuat oleh bagian akademik ke dalam database web yang selanjutnya ditampilkan sebagai informasi bagi guru dan siswa.
7. Pendaftaran siswa baru dan proses seleksi siswa baru tidak ditangani oleh sistem informasi yang akan dirancang.
8. Asumsi penilaian akhir guru adalah Tugas=10%, Quiz=20%, UTS=30%, UAS=40%.

1.6   Lokasi dan Waktu Penelitian
Sesuai dengan judul penelitian ini yaitu Perancangan Sistem Informasi Akademik Berbasis Web di SMP Negeri 1 xxxxxx, maka tempat diamana akan dilakukan penelitian adalah di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 xxxxxx.
Adapun jadwal penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut:
Tabel 1.1 Jadwal Penelitian

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PAJAK HOTEL DAN RESTORAN PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH XXXXXXXXXXX

BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang Masalah
Seiring dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi disegala bidang harus diikuti dengan persiapan sumber daya manusia yang handal. Teknologi bekembang tiap hitungan detik, apabila kita terlengah sedikit saja maka kita akan ditinggalkan oleh perkembangan teknologi akibatnya kita hanya menjadi penonton dan bisa saja kita menjadi budak teknologi. Untuk mengatasi hal tersebut maka dari sekarang kita harus bisa mempersiapkan diri untuk mengimbangi perkembangan teknologi dari waktu kewaktu.
Dalam dunia instansi, khususnya pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Sibolga. Teknologi informasi sangat dibutuhkan dengan  sebuah sistem yang bisa mengendalikan dan mengelola pajak sehingga setiap transaksi yang terjadi bisa menghasilkan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu. Untuk itu perlu dipersiapkan sumber daya manusia yang memahami dan mengerti tentang teknologi informasi dan bisa mengendalikan sistem informasi dalam instansi tersebut.
Penyediaan informasi yang harus dilakukan perlu menjadi perhatian utama Dinas Pendapatan Daerah Kota Sibolga, sebab Dinas Pendapatan merupakan satu unit organisasi yang bertanggung jawab dalam penyediaan informasi, meliputi identitas atau keterangan yang menyangkut objek dan subjek pajak secara lengkap, tepat, dan cepat. Dalam hal ini mengandung arti bahwa penyediaan informasi harus dilakukan secara sistematis dan terpola dengan tepat, agar mampu menunjang peningkatan pendapatan daerah.
Penyediaan informasi atas objek dan subjek yang tepat, cepat dan lengkap telah menjadi pusat perhatian pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Sibolga dalam meningkatkan pendapatan daerah. Adapun perusahaan yang menjadi objek pajak daerah adalah hotel/penginapan, restoran/rumah makan. Penyajian informasi objek dan subjek pajak dilakukan sesuai dengan kebutuhan untuk digunakan dalam pendapatan wajib pajak secara cermat, tepat dan lengkap mudah ditemukan. Pelaksanaan pendapatan wajib pajak dapat dilakukan berbagai cara, hanya tergantung dari kebutuhan dan volume data yang dibutuhkan dan digunakan.
Berdasarkan hasil pengamatan, menunjukkan bahwa permasalahan yang dapat menghambat pendapatan wajib pajak adalah :  
1.Dinas Pendapatan Daerah XXXXXX belum mampu untuk menyajikan informasi yang tepat dan lengkap. Hal ini memperlihatkan adanya dampak dari pendapatan wajib pajak belum dilakukan pengklasifikasian dengan tepat, sehingga sering terjadi kekeliruan dalam pendapatan kelas objek pajak. Akhirnya dapat mengurangi realisasi yang telah ditentukan.
2.Pemenuhan kebutuhan informasi sering terlambat, sehingga dapat menghambat dalam penetapan pajak. Hal ini masih menunjukkan bahwa masih terdapat sejumlah objek pajak yang tidak sesuai dengan informasi yang ada. Dengan demikian akan dapat menghambat penetapan pajak secara tepat dan cepat.
3.Penataan data belum dilakukan secara sistematis, sehingga menghambat pelaksanaan pendapatan, karena dalam penyimpanan data belum dilakukan secara tertib dan teratur.
Berdasarkan dari permasalahan tersebut di atas, penulis terdorong untuk melaksanakan penelitian lebih lanjut mengenai pelaksanaan pendapatan wajib pajak yang berjalan saat ini, yang dituangkan dalam bentuk skripsi yang berjudul “ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PAJAK HOTEL DAN RESTORAN PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH XXXXXXXXXX”.

B.Permasalahan
Berdasarkan dari latar belakang masalah di atas serta hasil dari penelitian lapangan yang penulis lakukan, maka dapat ditarik beberapa permasalahan yang ada yaitu :
1.Dalam menentukan nilai pajak atau besarnya pajak, petugas masih mempergunakan formulir yang tersedia pada Dinas Pendapatan Daerah XXXXXX
2.Belum tersedianya sistem dalam melakukan pengumpulan formulir yang telah di isi oleh wajib pajak, sehingga sering terjadinya kesalahan atau kerancuan dalam memproses pengumpulan formulir tersebut. 
3.Dalam melakukan transaksi penyetoran oleh wajib pajak, petugas membutuhkan waktu yang lama, karena pada Dinas Pendapatan Daerah XXXXXXX masih bersifat manual dalam arti kata masih mempergunakan pengarsipan file-file.
4.Apabila diperlukan data-data tentang pajak hotel dan restoran untuk tahun sebelumnya, maka dibutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan data tersebut.

C.Batasan Masalah
Karena keterbatasan waktu dan tidak meluasnya skripsi ini penulis membatasi permasalahan dan pembahasan hanya pada pendataan nilai wajib pajak hotel dan restoran yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah XXXXXX.

D.Hipotesa
Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Pendapatan Daerah XXXXXX dalam pendataan wajib pajak hotel dan restoran, cara yang dipakai untuk mengatasi permasalahan tersebut sebagai berikut :
a.Membuat sistem dengan menggunakan pemrograman berbasis objek, untuk meningkatkan efektivitas dalam menyajikan sebuah informasi yang cepat dan akurat.
b.Pada dasarnya pendapatan wajib pajak hotel dan restoran yang diakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah XXXXXXXX dalam menunjang tertib administrasi sudah berjaan dengan baik, hanya saja perlu adanya peningkatan sumber daya manusia (kecakapan, keahlian dan keuletan dari petugas Dinas Pendapatan Daerah XXXXXXXX).
c.Memerlukan teknologi informasi yang lebih demi memudahkan petugas dalam melakukan penentuan niai pajak atau besarnya pajak serta transaksi penyetoran oleh wajib pajak tidak membutuhkan waktu yang lama dan pemrosesan pengumpulan formulir berjalan dengan cepat. 

E.Tujuan dan Manfaat Penulisan
1. Tujuan Penelitian :
a.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pendapatan wajib pajak dalam menunjang tertib administrasi pajak hotel dan restoran di Dinas Pendapatan Daerah XXXXXXX.
b.Salah satu syarat mencapai gelar strata satu (S1) pada Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Indonesia Padang.
2. Manfaat Penelitian :
1.Bagi Penulis
Menambah wawasan penulis dalam merancang bangun sebuah sistem informasi dengan menggunakan pemrograman berorientasi objek. 
2. Bagi STMIK Indonesia 
Untuk menambah referensi bagi perpustakaan STMIK Indonesia.

F.Metode Pengolahan Data
Penulisan skripsi ini membutuhkan beberapa metoda pengumpulan data yang diperlukan, metoda yang dipakai sebagai berikut:
a.Penelitian Lapangan (Field Research)
Melakukan observasi langsung kelapangan dengan melakukan magang dan wawancara langsung kepada karyawan serta kemungkinan-kemungkinan lainnya yang dapat membantu dalam pembuatan sistem yang lebih bermanfaat.
b.Penelitian Kepustakaan (Library Research)
Metode riset yang dilakukan diperpustakaan dengan mempelajari buku-buku yang tersedia serta mempelajari literatur-literatur yang ada hubungannya dengan masalah yang dibahas.
c.Penelitian Laboratorium (Laboratory Research)
Melakukan penelitian dilabor dengan data-data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dengan menggunakan hardware dan software komputer, untuk dapat dilakukan pengujian dan pengimplementasian hasil program.

G.Sistematika Penulisan
Untuk mempermudah memahami uarian yang ada pada skripsi ini, secara ringkas dapat dijelaskan sistematika penulisannnya yaitu : 
BAB I PENDAHULUAN
Yang berisikan pendahuluan, latar belakang masalah, permasalahan, batasan masalah, hipotesa, tujuan dan manfaat penulisan, metode pengolahan data dan sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Berisi Tinjauan tentang pajak hotel dan restoran, pengertian komputer, database, sistem informasi, analisa dan perancangan sistem, pengolahan data, dan gambaran umum tentang microsoft objek.
BAB III ANALISA SISTEM
Berisikan sistem yang sedang berjalan dan sistem yang diusulkan.
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
Berisi rancangan global (context diagram, data flow diagram, entity relationship diagram) dan rancangan rinci (rancangan file, rancangan input, rancangan proses, rancangan output).
BAB V IMPLEMENTASI DAN HASIL SISTEM
Menjelaskan hasil dari sistem dan implementasi sistem.
BAB VI PENUTUP
Kesimpulan dan saran.

RANCANGAN SISTEM INFORMASI INVENTORY PADA KANTOR XXXXXXXXX


BAB I
PENDAHULUAN
1.
1.1. Latar Belakang
Pada era globalisasi ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  sangat pesat, apalagi informasi sekarang sangat cepat menyebar ke penjuru dunia. Sejalan dengan hal tersebut permasalahan yang kita hadapi juga semakin  kompleks yaitu pada bidang sehari-hari. Dengan kenyataan itu kita dituntut untuk  menyelesaikan permasalahan yang ada dengan memanfaatkan kecanggihan  teknologi serta kecepatan, ketepatan dan keakuratan dalam memberi informasi  sehingga dalam melaksanakan pekerjaan kita akan mendapat hasil yang optimal.  Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi komputer. Data yang berukuran besar jika dikerjakan secara manual membutuhkan tenaga lebih dari satu orang, maka dengan perlengkapan komputer data tersebut dapat ditangani oleh satu orang saja, dan juga dengan penggunaan komputer akan lebih cepat dalam penyelesaiannya. Dengan kemudahan fasilitas yang diberikan komputer akan mempermudah dalam pembuatan dan penyampaian informasi  kepada orang yang membutuhkan.
Dalam suatu perusahaan atau organisasi, data dan informasi adalah suatu hal yang penting untuk melakukan suatu proses bisnis. Data yang valid adalah suatu modal bagi terciptanya sebuah informasi yang sangat berguna bagi kelangsungan sebuah kinerja perusahaan. Nilai data dalam sebuah perusahaan atau organisasi bisa menjadi sangat mahal bila data tersebut sangat diperlukan.
CV Putra Sakti Perkasa adalah suatu badan usaha di Jakarta yang bergerak di bidang usaha perakitan barang elektronik dan impor barang. Bisnis utama mereka adalah pembelian suku cadang peralatan kipas angin dari Cina, kemudian melakukan perakitan di Indonesia, kemudian memasarkan produk jadi ke pasar Indonesia. Walaupun demikian, proses pencatatan persediaan material hingga proses perakitan masih dilakukan secara manual, yaitu dengan mengisi form-form sederhana dan dicatat dalam sebuah buku. Sistem pembukuan keuangan juga dilakukan secara sederhana, dan menggunakan spreadsheet sebagai alat bantu. 
1.2. Masalah
Pada saat ini, setelah penulis melakukan penelitian pada sistem yang sudah ada atau yang sedang berjalan, maka permasalahan yang sering terjadi dalam proses pencatatan persediaan barang pada CV Putra Sakti Perkasa adalah sebagai berikut :
a. Terjadinya kesalahan pencatatan data sehingga informasi yang didapat tidak akurat
b. Pembuatan laporan yang masih secara manual sehingga lama dalam penyajian laporan dan pengambilan keputusan oleh pimpinan.
c. Masih manualnya penyimpanan data sehingga menemui kesulitan jika sewaktu-waktu diperlukan
Dari hambatan / masalah di atas maka perlu dicari jalan keluarnya. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu untuk memperbaiki sistem manual yang sedang berjalan saat ini. Diharapkan dengan adanya sistem informasi yang baru ini, maka semua kegiatan pencatatan persediaan barang CV Putra Sakti Perkasa dapat berjalan lebih baik. Alasan lain dilakukannya penggunaan komputer adalah semakin ketatnya persaingan dan perkembangan yang cepat, sehingga diharapkan perusahaan / instansi dapat bergerak lebih cepat dalam segala hal untuk membantu kelancaran sistem yang sedang berjalan.
1.3. Tujuan Penulisan
Selain sebagai salah satu syarat untuk memperoleh persetujuan untuk melaksanakan skripsi pada Universitas Mercubuana, penulisan proposal ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai permasalahan yang dihadapi CV Putra sakti Perkasa, dan memberikan sebuah pemecahan masalah dengan menggunakan prinsip-prinsip ilmu manajemen sistem informasi yang selama ini penulis pelajari.
1.4. Batasan Permasalahan
Sistem informasi yang dibuat hanya akan meliputi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan proses pencatatan persediaan barang secara langsung seperti pencatatan jenis barang material, pencatatan jenis barang produk jadi, pencatatan pemakaian material, dan beberapa kegiatan lainnya. Sistem yang dibuat tidak akan meliputi fungsi pembukuan seperti perhitungan harga pokok barang, nilai penyusutan barang, dan fungsi-fungsi akuntasi lainnya.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Berorientasi Obyek
Sebelumnya mari kita definisikan dulu pengertian obyek. Obyek adalah “benda” secara fisik atau konseptual, yang dapat kita temui di sekeliling kita. Obyek adalah riil. Contoh obyek adalah orang, hardware, software, dokumen dan lain-lain. Setiap obyek mempunyai dua ciri, yaitu atribut (property atau data) yang menjadi ciri khas dari suatu obyek (what they have) dan method (behavior/function), yaitu apa yang dapat dilakukan oleh obyek (what they do).
Berrientasi Obyek (object oriented) berarti permasalahan didefinisikan melalui istilah dari obyek yang mengkapsulasi data (atribut) dan perilaku (behavior), yaitu melalui paradigma/pendekatan obyek. Selain object, ada beberapa istilah yang akan membantu untuk memahami pengertian kita dalam skripsi ini:
Class, yaitu kumpulan obyek yang sejenis. Secara lebih lugas obyek adalah instant dari sebuah class, atau dengan pengertian lain dengan class kita menggambarkan property dan behavior dari tipe obyek.
Inheritance, adalah penurunan atribut atau method dari suatu obyek class ke obyek class lainnya.
Polymorphisme, berasal dari bahasa Yunani yang berarti banyak bentuk.
Dalam konsep ini memungkinkan digunakannya suatu interface yang sama untuk memerintah suatu obyek untuk melakukan suatu aksi  atau tindakan yang mungkin secara prinsip sama tetapi secara proses berbeda. Secara sederhana bisa juga disebut : satu interface, banyak aksi.
Metodologi adalah cara sistematis untuk mengerjakan pekerjaan analisis dan desain. Metodologi berorientasi obyek adalah metode penyelesaian masalah dengan menggunakan pendekatan berorientasi obyek. Metodologi berorientasi obyek pertama kali muncul pada pertengahan tahun 1970 dan terus berkelanjutan dikembangkan sampai saat ini. Pada tahun 1994 ada 72 lebih metode object 
oriented. Dengan berkembang pesatnya metode ini maka masyarakat object oriented menyadari perlunya standarisasi.
2.2. Unified Modeling Language
Pada Oktober 1994 Dr. James Rumbaugh yang mengembangkan Object Modelling Technique (OMT) bergabung dengan perusahaan Rational Software. Sebelumnya juga bergabung Grady Booch yang mengembangkan Object Modelling Design (OOD). Duet mereka pada Oktober 1995 menghasilkan Unified Method versi 0.8, yang menjadi cikal bakal dari UML (Unified Modelling language) sebagai bahasa pemodelan standar untuk aplikasi object oriented.
Pada tahun 2002 lahir UML versi 2.0 dengan penambahan dan penggantian diagram menjadi 13 buah diagram. Diagram-diagram ini terbagi menjadi 3 kategori :
Structural diagrams : menggambarkan elemen dari spesifikasi yang mengabaikan waktu. Terdiri dari : Class Diagram, Object Diagram, Component Diagram, Deployment Diagram, Composite Structure Diagram dan Package Diagram.
Behavior diagram : menggambarkan ciri-ciri behavior/method/function dari sebuah system atau business process. Terdiri dari : Use Case Diagram, Activity Diagram dan State Machine Diagram.
Interaction diagram : bagian dari behavior diagram yang menggambarkan object interactions. Terdiri dari : Communication Diagram, Interaction Overview Diagram, Sequence Diagram dan Timing Diagram.
Karena UML sangat fleksibel, ada juga cara melihat diagram UML berdasar kategori berikut :
Static Diagram : menunjukkan segi static dari system. Kategori ini sama dengan structural diagram.
Dynamic Diagram : menunjukkan bagaimana system berkembang setiap waktu. Meliputi state-machine diagram dan timing diagram.
Functional Diagram : menunjukkan detail dari perilaku (behavior) dan algoritma bagaimana system memenuhi perilaku yang diinginkannya. Kategori ini termasuk use case, interaction dan activity diagram.
2.3. Pengertian Sistem Informasi
Sistem Informasi menerima masukan data, instruksi dan mengolah data tersebut sesuai dengan perintah untuk mengeluarkan hasilnya. Ini merupakan sebagian dari peristiwa yang terjadi pada sistem informasi. Sistem informasi itu sendiri mempunyai sub-sub yaitu sistem dan informasi.
Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen di dalam mengambil keputusan. Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis :
“Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertmukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”. (Jogianto, 1997 : 36)
Definisi ini pada dasarnya menekankan bahwa informasi merupakan alat untuk mengurangi ketidakpastian yang akan senantiasa dihadapi oleh seorang manager yang memimpin organisasi atau perusahaan.
Pengertian Sistem
Dalam sebuah sistem terdapat dua pendekatan di dalam pendefinisian sistem, yaitu yang menekankan pada prosedur dan pada komponen (elemen). Yang dimaksud pendekatan sistem dengan menekankan pada prosedur yaitu :
Sistem adalah suatu jaringan dari kerja prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan tertentu. Pendekatan sistem yang merupakan jaringan kerja dari prosedur yang lebih menekankan pada urutan-uturan operasi.
Prosedur yaitu suatu urutan-urutan operasi klerikan atau tulis menulis yang melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen, yang diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang ada. Sedangkan pendekatan sistem yang menekankan pada elemen yaitu elemen-elemen atau komponen-komponen atau bagian-bagian dari suatu sistem dapat berupa subsistem. Dapat disimpulkan bahwa sistem adalah himpunan atau group dari elemen atau komponen yang berhubungan atau saling bergantung satu sama lain untuk mencapai tujuan tertentu.
Sebuah sistem terdiri dari bagian-bagian saling terkait yang beroperasi untuk mencapai sasaran dan maksud. Berarti, sebuah sistem bukanlah seperangkat unsur yang tersusun secara tak teratur, tetapi terdiri dari unsur-unsur yang dapat dikenal sebagai saling melengkapi karena mempunyai satu maksud dan tujuan atau sasaran.
Pengertian Informasi
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya. Menggambarkan seuatu kejadian-kejadian atau event dan kesatuan kenyataan (fact dan entity) serta digunakan untuk pengambilan keputusan.
Sistem informasi menerima masukan data dan instruksi, mengolah data tersebut sesuai instruksi dan mengeluarkan hasilnya. Model data sistem yaitu masukan, pengolahan dan keluaran adalah cocok bagi kasus pengolahan sistem informasi yang paling sederhana dimana semua masukan tiba pada saat yang bersamaan.
2.4. Konsep Dasar Sistem Inventori
Sistem inventori adalah sistem yang mengelola suatu kegiatan transaksi-transaksi keluar masuknya barang. Manfaat dari sistem inventori adalah :
1. Menjaga agar persediaan di gudang selalu mencukupi
2. Meminimumkan biaya pemesanan dan biaya pengadaan persediaan barang
Pada dasarnya laporan inventori dimaksudkan untuk mengajukan informasi mengenai keadaan atau kondisi stock yang ada pada saat itu, yang akan digunakan oleh pihak yang berkepentingan sebagai pertimbangan di dalam pengambilan keputusan.
Selain itu laporan inventori bertujuan untuk mendapatkan kualitas suatu informasi antara lain :
Relevan
Relevansi suatu informasi harus dihubungkan dengan maksud penggunaannya. Bila suatu informasi tidak relevan untuk keperluan para pengambil keputusan, informasi demikian tidak ada gunanya betapa kualitas terpenuhi. Dalam pertimbangan relevansi suatu informasi, perhatian akan difokuskan pada kebutuhan pemakai dan bukan kebutuhan pihak tertentu.
Dapat dimengerti
Informasi harus dapat dimengerti oleh pemakainya dan dinyatakan dalam bentuk atau istilah yang disesuaikan dengan batas pengertian para pemakainya.
Netral
Informasi diarahkan pada kebutuhan umum pemakai dan tidak tergantung pada kebutuhan dari pihak tertentu.
Tepat waktu
Informasi harus disampaikan sedini mungkin untuk dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan ekonomi dan untuk menghindari tertundanya keputusan tersebut.
Akurat
Informasi harus akurat, harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan jelas maksudnya. Informasi harus akurat dari banyaknya kemungkinan terjadi gangguan dan penyimpangan dan dapat merubah bahkan merusak informasi tersebut.



BAB III
RINCIAN SOLUSI

3.1. Perumusan Masalah
Masalah-masalah yang dapat disimpulkan dari latar belakang yang telah dibahas pada bab 1 adalah sebagai berikut:
1. CV Putra Sakti Perkasa sering mengalami ketidakcocokan antara hasil akhir pencatatan persediaan barang dengan kondisi aktual persediaan.
2. Terjadi kesalahan perencanaan berupa ketimpangan jumlah material yang dibutuhkan untuk produksi yang diakibatkan ketidakakuratan informasi yang ada.
3.2. Sistem Usulan
Usulan sebagai bentuk pemecahan masalah diatas adalah dengan pembuatan sebuah sistem informasi berbasis website dengan menggunakan prinsip-prinsip pengembangan aplikasi berorientasi obyek. 
3.3. Tujuan dan Manfaat  Sistem Usulan
Tujuan utama pengembangan sistem informasi tersebut adalah untuk dapat mengambil kesimpulan mengenai penyelesaian rumusan masalah yang dibuat dengan prinsip-prinsip pengembangan sistem informasi yang digunakan penulis.
Manfaat yang hendak diperoleh dengan mengembangkan sistem usulan tersebut bagi CV Putra Sakti Perkasa adalah sebagai berikut :
a. Meningkatkan akurasi pencatatan persediaan barang sehingga memperkecil kerugian akibat kesalahan hitung.
b. Mempermudah proses pengolahan data sehingga dapat cepat membuat laporan-laporan dengan hasil yang akurat.
c. Mengurangi resiko kesalahan yang terjadi pada sistem lama. 
3.4. Spesifikasi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak
Dalam setiap proses pengembangan sebuah aplikasi, ada dua komponen penting yang selalu dibutuhkan yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. Kedua komponen ini, satu dan lainnya saling menunjang sehingga membentuk sebuah sistem. Semua perangkat keras dan perangkat lunak yang dipakai dalam pengembangan sistem informasi ini dapat digunakan dan berjalan dengan baik. Namun, tidak menutup kemungkinan ada perangkat keras atau perangkat lunak yang lebih baik yang dapat digunakan sebagai pengganti untuk membuat aplikasi ini menjadi semakin lebih baik.
Berikut ini adalah spesifikasi perangkat lunak yang direncanakan untuk digunakan dalam proses pembuatan sistem informasi inventory:
Bahasa Pemrograman : PHP 5.0
Aplikasi Web Server : Apache HTTP Server 2.0
Database: MySQL 5.0
Sistem Operasi : Windows XP Professional
Sedangkan spesifikasi perangkat keras yang digunakan baik dalam proses pembuatan dan pengimplementasi program adalah sebagai berikut:
Processor Intel Pentium Mobile CPU 1.6 GHz
Memory 1 GB Ram
Harddisk 80 GB

BAB IV
METODE PENELITIAN

4.1. Metode Waterfall
Metode pengembangan sistem air terjun (waterfal) adalah sebuah pendekatan kepada perkembangan software yang sistematik dan sekuensial yang mulai pada tingkat dan kemajuan sistem pada seluruh analisis, desain, kode, pengujian, dan pemeliharaan. Metode ini dipilih oleh penulis karena merupakan metode yang paling cocok dalam ruang lingkup penelitian atau penulisan skripsi.
Berikut ini adalah pertimbangan-pertimbangan yang digunakan dalam mengambil keputusan untuk menggunakan metode waterfall:
1. Anggota tim yang terlibat dalam pengembangan hanya berjumlah satu orang.
2. Tidak ada proses iterasi siklus pengembangan.
3. Perubahan kebutuhan minimal, karena telah dilakukan pembatasan ruang lingkup.
4.2. Tahapan Metode Penelitian
Tahapan yang ada dalam metode waterfall dapat dijabarkan sebagai berikut:
1. Analisa Sistem
Dalam tahapan ini, penulis akan melakukan analisa proses bisnis CV Putra Sakti Perkasa dengan melakukan observasi dan pengumpulan data-data sebagai contoh.
2. Desain Sistem
Dalam tahapan desain sistem, penulis akan membuat sebuah desain meliputi desain basis-data, desain tampilan, dan desain sistem berdasarkan hasil analisa pada tahap pertama.
3. Implementasi Sistem
Di tahapan implementasi sistem, penulis mulai melakukan penulisan kode sistem menggunakan bahasa pemrograman sesuai dengan spesifikasi yang telah diusulkan.

4. Operation Sistem
Pada tahap terakhir, penulis akan melakukan uji sistem dan melakukan proses instalasi kepada CV Putra Sakti Perkasa, dan melakukan evalusasi terhadap sistem yang telah dibuat.

BAB V
JADWAL PELAKSANAN 

5.1. Rencana Jadwal Penelitian
Jadwal pembuatan skripsi direncanakan akan dimulai 60 hari kerja mulai dari tanggal 3 Mei 2010 sampai dengan 30 Juli 2010. Berikut ini adalah tabel susunan kegiatan yang akan dilaksanakan selama skripsi:












Thursday, August 27, 2015

TAKING ORDER BASED ON ANDROID MOBILE APPLICATION TO GET ITEM ORDERS INFORMATION FROM CUSTOMER


BAB I
PENDAHULUAN.

2. Latar Belakang Masalah

Android merupakan sistem operasi yang baru pada handphone. Saat ini mulai banyak yang memanfaatkan Android untuk melengkapi gaya hidup serta kebutuhan orang-orang yang suka terhadap perkembangan teknologi.
Dengan memanfaatkan hal itu, banyak perusahaan atau developer yang membuat dan mengembangkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan hal tersebut, maka kami terinspirasi untuk membuat suatu aplikasi pada Android sesuai dengan kebutuhan suatu perusahaan. Dimana perusahaan tersebut bergerak di bidang penjualan suatu barang dalam skala besar yang menginginkan suatu aplikasi yang dapat mempermudah interaksi dan mempunyai hasil yang akurat mengenai informasi pemesanan barang dari customer.
Dan terdapat masalah pada saat pemesanan barang yaitu bagaimana mengetahui sales benar- benar datang secara fisik ke toko yang telah terdaftar pada jadwal kunjungan tanpa menyalahgunakan aplikasi.
Misal dengan barcode yang ada disetiap toko, sales tersebut dapat membuktikan bahwa dia sudah datang secara langsung ke toko itu dengan men-capture barcode tersebut. Akan tetapi jaman sudah maju dan berkembang, barcode pun sudah bisa dibuat sendiri. Oleh karena itu perlu cara lain yang lebih akurat, dan kami mempunyai cara yaitu melalui GPS yang dapat dideteksi oleh aplikasi yang dibuat pada Android. 
Sehingga kami membuat aplikasi tersebut dengan nama “Taking Order Based on Android Mobile Application to Get Item Orders Information from Customers” yang akan memecahkan permasalahan dan mengatasi dalam mendapatkan informasi pemesanan barang secara lebih cepat.

3. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
1. Merancang dan membuat sistem informasi mengenai toko yang harus dikunjugi untuk mendapatkan informasi pesanan barang dari customer.
2. Merancang dan membuat sistem informasi pemesanan barang menggunakan GPS dengan android.

4. Batasan Masalah
Dalam perancangan pembuatan alat ini terdapat beberapa pembatasan masalah, yaitu:
1. Sistem hanya menangani pemesanan barang.
2. Sistem mendeteksi sales dengan menggunakan GPS.
3. Android yang digunakan adalah android versi 2.1
4. Aplikasi ini hanya digunakan untuk suatu perusahaan yang mempunyai pemesanan barang dalam skala besar.

5. Tujuan
Tujuan dari system ini adalah :
1. Untuk membantu sales dalam hal pemesanan barang secara lebih cepat.
2. Untuk mencegah sales tidak melakukan kunjungan.
3. Untuk membantu sales dalam mengingatkan toko yang harus dikunjungi agar tidak terlewat.



6. Overview Sistem 


Sistem ini merupakan arsitektur aplikasi di Android yang akan diterapkan pada aplikasi yang akan kita buat.

Dengan arsitektur ZK's server-sentris, mengembangkan aplikasi Android sangat mudah. ZK pengembang mobile hanya perlu menulis MIL (Mobile Interaktif Bahasa) file dalam tag ZK tanpa memahami Android SDK rinci. MIL adalah bahasa yang memungkinkan pengembang untuk menulis halaman tanpa pemrograman. Karena kecenderungan kerangka server-sentris - aplikasi berjalan di server, pengembang tidak perlu kembali menyebarkan aplikasi ketika aplikasi update terjadi dan logika bisnis dikontrol di sisi server. Setelah aplikasi diinstal di server dan di-upgrade, pengguna akan mengakses versi yang paling update secara otomatis. Selain itu, logika bisnis berjalan pada server, sehingga memerlukan memori lebih sedikit di perangkat mobile.
Berdasarkan sistem diatas kemudian diterapkan pada aplikasi yang dibuat mengenai taking order, dimana pemakai aplikasi yaitu seorang distributor dari perusahaan. Dengan memakai aplikasi yang akan kami buat, diharapkan dapat membantu distributor tersebut dalam transaksi dan proses taking order yang dilakukannya terhadap customer pada list pendistribusian barang. Dan dapat dihasilkan data yang lebih akurat dengan penggunaan pendeteksian smart card atau melalui GPS pada android.
Pertama, seorang distributor mengambil data dari server yaitu list pendistribusian barang kepada customer yang harus dia layani dan dismpan pada aplikasi.
Kedua, distributor datang secara langsung ke toko milik customer, kemudian dengan menggunakan aplikasi ini, distributor tersebut men-scan smart card atau melalui GPS sebagai tanda bukti bahwa dia telah datang secara langsung ke toko itu. Hal ini dikarenakan agar data akurat dan tidak ada penipuan atau kecurangan dari suatu distributor bahwa dia telah datang ke customernya secara langsung.
Untuk transaksi taking order yang dicatat meliputi, jumlah barang, jumlah harga yang harus di bayar customer, tanggal transaksi, dll.
Ketiga, pada proses taking order selesai, data akan disimpan didalam aplikasi pada storage yang ada pada android. Kemudian setelah dalam jangka waktu tertentu dan data sudah terkumpul, maka masing- masing distributor tersebut setor datanya ke dalam server secara berkala dan terus menerus. 
7. Metode Kerja
Metodologi adalah kerangka teoritis yang digunakan oleh penulis untuk menganalisa, mengerjakan atau mengatasi masalah yang dihadapi. Metode penelitian sangat penting karena baik buruknya hasil penelitian tergantung dari metodologi yang digunakan. 
Metodologi dalam pelaksanaan tugas akhir ini adalah sebagai berikut.
1. Studi literatur
Pada tahap ini akan dilakukan studi terhadap literatur-literatur yang berhubungan dengan Android.
2. Diskusi kelompok
Diskusi kelompok mengenai materi dan kegiatan yang berhubungan dengan  topik TA.
3. Bimbingan
Bimbingan tugas akhir dilakukan dengan dosen pembimbing, diantaranya membahas mengenai hal-hal yang berhubungan dengan topik tugas akhir.
4. Pengembangan aplikasi
Metodologi yang akan digunakan dalam pengembangan Sistem ini adalah Iterative and Incremental Development. Model pengembangan Iterative and Incremental Development dikemukakan dalam buku “Applying UML and Pattern” Third Edition oleh Craig Larman. Pada metode Iterative and Incremental Development dilakukan pengorganisasian beberapa tahap pengerjaan yang terkait pada waktu. Satu lamanya pengerjaan tahap-tahap pekerjaan tersebut merupakan satu iterasi.
i. Iterasi pertama
Pada tahap ini akan dilaksanakan literatur-literatur yang berhubungan dengan pembuatan aplikasi pada Android. 
ii. Iterasi kedua
Tahap selanjutnya adalah penerapan konsep pembuatan aplikasi menggunakan Android. 
iii. Iterasi ketiga
Pengolahan data-data yang diperlukan dan melakukan implementasi coding.

8. Metodologi Pelaksanaan
Metodologi adalah kerangka teoritis yang digunakan oleh penulis untuk menganalisa, mengerjakan atau mengatasi masalah yang dihadapi. Metode penelitian sangat penting karena baik buruknya hasil penelitian tergantung dari metodologi yang digunakan. 
Metodologi yang akan digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah Iterative and Incremental Development. Model pengembangan Iterative and Incremental Development dikemukakan dalam buku “Applying UML and Pattern” Third Edition oleh Craig Larman. Pada metode Iterative and Incremental Development dilakukan pengorganisasian beberapa tahap pengerjaan yang terkait pada waktu. Satu lamanya pengerjaan tahap-tahap pekerjaan tersebut merupakan satu iterasi. Adapun tahap-tahapnya dapat dilihat pada gambar 1

Gambar 1 Iterative and Incremental Development[8]

5. Requirement
Requirement merupakan tahap untuk memahami sistem yang ada dan yang akan dibuat. Agar mencapai tujuan dilakukan pemodelan sistem dengan menggunakan modelling tools. Setelah memodelkan sistem, selanjutnya adalah melakukan evaluasi terhadap sistem yang sedang berjalan..

6. Design
Design merupakan tahap untuk merancang sistem yang sesuai dengan requirement yang telah ditentukan. Aktivitas yang dilakukan dalam tahap ini adalah perancangan basis data, perancangan struktur data, perancangan user interface, perancangan arsitektur aplikasi.

7. Implementation & Test & Integration & More Design
Implementation & Test & Integration & More Design merupakan tahap mengimplementasikan komponen-komponen yang telah dibuat pada tahap perancangan ke dalam bahasa pemrograman, melakukan pengetesan pada hasil implementasi, mengintegrasikan hasil dari berbagai tahap pekerjaan baik dalam iterasi yang sama maupun dari iterasi yang sebelumnya, dan melakukan perancangan ulang apabila terdapat ketidaksesuaian dengan system yang diharapkan. 

8. Final integration and system test
Final integration and system test merupakan tahap pengitegrasian system baik dengan yang berada pada iterasi yang sama setelah di-design ulang maupun dengan yang berada pada iterasi yang sebelumnya dan pengetesan pada system yang telah di integrasikan.

9. Jadwal Kegiatan
NO KEGIATAN MARET APRIL MEI JUNI JULI AGUSTUS
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Penetuan topik dan judul TA  
2 Studi literatur  
3 Penyusunan proposal  
4 Pengajuan proposal  
5 Seminar Proposal  
6 Analisis  
7 Design  
8 Implementasi & testing  
9 Penulisan dokumentasi program  
10 Seminar I  
11 Seminar II  
12 Seminar III  
13 Sidang TA  
14 Penyelesaian laporan TA  
15 Pengumpulan laporan TA  

Tabel 1. Jadwal kegiatan KoTA 07


Keterangan:
Setiap minggunya diadakan bimbingan TA dengan dosen pembimbing
  Iterasi ke-1
  Iterasi ke-2
  Iterasi ke-3
  Iterasi ke-4

10. Rencana Anggaran Biaya
No Komponen Biaya Volume Satuan Harga Satuan Jumlah Sub Total Keterangan
1 ATK 675.000  
Pulpen 1 Lusin 20.000 20.000 3 orang @ 4 pulpen
Pensil mekanik 3 Buah 5.000 15.000 3 orang @ 1 pensil mekanik
Isi pensil mekanik (2B, 0.5) 1 Lusin 10.000 10.000 3 orang @ 4 isi pensil mekanik
Penghapus karet 3 Buah 5.000 15.000 3 orang @ 1 penghapus karet
Tipe-x 3 Buah 4.000 12.000 3 orang @ 1 tipe-x
Penggaris besi 3 Buah 3.000 9.000 3 orang @ 1 penggaris besi
Kertas buram 1 Rim 20.000 20.000 untuk keperluan corat-coret
Kertas HVS A4 70 gram 6 Rim 30.000 180.000 untuk keperluan print draft laporan
Kertas HVS A4 80 gram 3 Rim 32.000 96.000 untuk keperluan print laporan
Tinta printer hitam (refil) 3 Set 35.000 105.000 1/2 set per bulan * 6 bulan
Tinta printer warna (refil) 3 Set 35.000 105.000 1/2 set per bulan * 6 bulan
Hekter 1 Buah 5.000 5.000  
Isi Hekter 2 Pak 2.000 4.000  
Paper clip 2 Pak 2.000 4.000  
Map plastik 2 Buah 15.000 30.000  
Isi binder (100 lbr) 9 Pak 5.000 45.000 3 orang @ 1/2 pak per bulan * 6 bulan
2 Transportasi dan Komunikasi 1.068.000  
Pulsa 25.000 18 Vourcher elektrik 26.000 468.000 3 simcard @ 1 voucher elektrik per bulan*  6 bulan
Akses internet 6 Biaya per bulan 100.000 600.000  
3 Penggandaan dan Penjilidan Dokumen 1.105.000  
Jilid hard cover 7 Jilid 15.000 105.000 2 pembimbing, 1 Polban, 1 JTK, 3 KoTA 18
Biaya fotocopy 9200 Lembar 100 920.000 asumsi penggandaan laporan TA 23 kali (4 seminar 1, 4 seminar 2, 4 seminar 3, 4 sidang TA, 7 laporan TA) @ 400 lbr
DVD blank 10 Keping 5.000 50.000 2 pembimbing, 1 Polban, 1 JTK, 3 KoTA 18, 3 cadangan
Box DVD 10 Buah 3.000 30.000 2 pembimbing, 1 Polban, 1 JTK, 3 KoTA 18, 3 cadangan
4 Lain-Lain 215.000  
Kabel terminal 1 Buah 15.000 15.000  
  Obat-obatan 1 200.000 200.000 Tolak angin, vit B-komplek, vit-C, obat batuk, obat sakit perut, minyak angin, dll
  TOTAL 3.063.000  


Tabel 2. Rencana Anggaran Biaya KoTA 
11. Pembimbing yang diharapkan
1. Joe Lian Min
2. Irwan Setiawan
3. Jonner Hutahaean
4. Nurjannah S
5. Bambang Wisnuadhi